Follow Us

Blogger Widgets

submenu

Senin, 12 Oktober 2015

Future Agriculture

                                      
                                                                                                               
A.Pendahuluan Pertanian Masa Depan (Future Agriculture )
Pertanian di Indonesia ini sangat menunjang terhadap pembangunan nasional dan pertumbuhan ekonomi di Indonesia ini karena Indonesia memiliki kekayaan alam yang banyak dan sangat subur,lahan pun tersedia begitu melimpah. Oleh karenanya pertanian sangat berkontribusi besar bagi negara.Namun Pertanian di Indonesia ini kurang dalam kemajuan Teknologi karena kurangnya Sumber daya Manusia untuk pertanian. Dengan demikian teknologi inovasi dalam bidang pertanian harus dikembang secara maksimal mungkin dengan efektif dan efisien. Pertnian masa depan ini harus dikembang dari sekarang dengan menemukan inovasi-inovasi baru dan teknologi informasi. Para generasi muda ,Pelajar dan Mahasiswa sebagai agen perubahan dalam pembangunan pertanian masa depan yang sangat berperan penting ,Selain itu Pemerintah juga harus berkontribusi besar bagi hal ini.Karena Percuma saja bila tidak ada campur tangan Pemerintah ketika pelajar dan Mahasiswa menemukan Inovasi baru dalam sebuah proyek Pertanian Masa Depan.
Pembangunan pertanian berkelanjutan pada masa mendatang bukan lagi sekedar bertumpu pada persoalan produksi semata, akan tetapi berwawasan peningkatan kesejahteraan petani, baik sebagai individu maupun sebagai anggota masyarakat. Oleh sebab itu, kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan pendapatan, pendidikan, dan keterampilan petani serta upaya perbaikan pelestarian sumberdaya dan lingkungan hidup yang disertai penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi, harus mendapat prioritas yang tinggi dalam pembangunan pertanian pada era reformasi ini. Pembangunan pertanian harus dilakukan secara terpadu dalam suatu kesatuan sistem agribisnis sehingga mampu memanfaatkan sumberdaya domestik secara optimal. Strategi ini sekaligus merupakan suatu upaya yang sangat penting untuk mencapai beberapa tujuan, yaitu menyediakan pangan yang berkualitas dan cukup bagi masyarakat, serta menciptakan nilai tambah dan meningkatkan penerimaan devisa, sehingga lebih memperkuat ketahanan nasional.

Baca Selengkapnya.....
B.Revolusi Modernisasi dan Revolusi Mental
Perubahan gaya hidup dan cara pandang terhadap pangan masyarakat Indonesia pada masa yang akan datang akan berubah. Kecenderungan karakter konsumen yang akan terjadi pada masa depan dan sudah mulai dapat dirasakan saat ini antara lain adalah tuntutan konsumen terhadap keamanan, nilai gizi, cita rasa, dan ketersediaan pangan akan meningkat pesat. Pada masa depan akan semakin banyak orang yang makan di luar rumah, dan semakin banyak makanan instan di rumah. Keamanan dan mutu pangan akan menjadi isue penting, walaupun mungkin ketahanan pangan masih menjadi isue yang tidak kalah penting. Di Indonesia, pasar modern (hypermarket, supermarket, minimarket) akan tumbuh dengan laju pertumbuhan yang sangat tinggi. Walaupun jumlah supermarket chain besar berkurang, tetapi yang bertahan makin besar, sehingga keseimbangan kekuatan bergesar dari produsen/petani ke perusahaan multinasional. Kondisi ini akan menyebabkan adanya kompetisi antara produk pangan domestik dengan produk impor (yang sering kali lebih berkualitas dengan harga yang lebih murah).
C.Menarik minat terhadap Pertanian Modern
Dalam pertanian ,penyuluhan pun harus dilakukan secaa efektif dan efisisen.Pengembangan Sumberdaya Manusia. Pengembangan SDM pertanian tidak hanya dilakukan untuk meningkatkan kemampuan dalam penerapan teknologi pertanian, tetapi juga untuk meningkatkan motivasi dan persepsi tentang pertanian modern, dan juga untuk perbaikan moral, transformasi tradisi dan kultur menjadi pertanian berbudaya industri.Penyempurnaan Kelembagaan Petani dan Pertanian. Salah satu penyebab rendahnya daya saing pertanian Indonesia adalah sempitnya lahan pertanian yang dikelola petani. Dalam kondisi seperti itu, petani pada umumnya mengelola lahan sempitnya secara sendiri-sendiri, tidak ada konsolidasi dalam pengelolaan lahan. Karena itu kelembagaan petani juga harus disempurnakan. Rekayasa sosial, penguatan kelembagaan, dan pendampingan oleh pakar menjadi kunci penting untuk peningkatan daya saing produk pertanian Indonesia. Rekayasa sosial seperti pengembangan Komunitas Estate Padi (KEP) yang sedang dikembangkan oleh Faperta IPB, program sarjana masuk desa yang dikembangkan LPPM dengan BULOG, dan aktivitas sejenisnya perlu dikembangkan untuk pemberdayaan dan peningkatan mutu SDM pertanian. Peningkatan Produktivitas dan Efisiensi. Produktivitas dan efisiensi dapat ditingkatkan antara lain dengan penerapan teknologi yang tepat. Good Agriculture Practices, Good Handling Practices, dan Good Manufacturing Practices, menjadi salah satu pilar dalam meningkatkan produktivitas dan efisiensi. Untuk mendukung hal tersebut diperlukan sarana dan prasarana yang memadai, antara lain adalah: peta perwilayahan komoditas, sumber air irigasi yang mencukupi, jalan usahatani yang mendukung penyaluran hasilpertanian, perusahaan pembibitan yang profesional, laboratorium analisis tanah, stasiun meteorologi yang dapat memberikan informasi cuaca yang dapat diandalkan, klinik tanaman, laboratorium pengendali kualitas dan sarana pasca panen dan gudang yang memadai.
D.Penerapan Tekonologi
Teknologi sangat berperan penting dalam proses memajukan Teknologi Pertanian. Pengertian Teknologi Pertanian adalah merupakan penerapan dari ilmu-ilmu terapan dan teknik pada kegiatan pertanian. Definisi lain tentang Teknologi pertanian menurut para ahli adalah merupakan penerapan prinsip-prinsip matematika dan ilmu pengetahuan alam dalam rangka pendayagunaan secara ekonomis sumberdaya pertanian dan sumberdaya alam untuk kesejahteraan manusia Falsafahnya teknologi pertanian merupakan praktik-empirik yang bersifat pragmatik finalistik, dilandasi paham mekanistik-vitalistik dengan penekanan pada objek formal kerekayasaan dalam pembuatan dan penerapan peralatan, bangunan,lingkungan, sistem produksi serta pengolahan danpengamanan hasil produksi. Objek formal dalam ilmu pertanian budidaya reproduksi berada dalam fokus budidaya, pemeliharaan, pemungutan hasil dari flora dan fauna, peningkatan mutu hasil panen yang diperoleh, penanganan, pengolahan dan pengamanan serta pemasaran hasil. Oleh sebab itu, secara luas cakupan teknologi pertanian meliputi berbagai penerapan ilmu teknik pada cakupan objek formal dari budidaya sampai pemasaran.

Dalam sektor pertanian ini, peran teknologi sangat diperlukan untuk keberhasilan produktivitas usaha tani yang dihasilkan. Apalagi seiring bertambahnya jumlah penduduk, ototmatis kebutuhan akan sandang, pangan, dan papan akan semakin meningkat. Seiring dengan peningkatan kualitas sumber daya petani dan pelaku pertanian serta kemajuan teknologi informasi dan komunikasi serta pertimbangan efektivitas dan efisiensi penyeberluasan informasi, salah satu solusi ditawarkan dalam rangka mengatasi persoalan transfer teknologi dan pengetahuan pertanian adalah pemanfaatan information and communication technologies (ICTs) yang untuk penyuluhan pertanian dikenal dengan sebutan “cyber extension” yang merupakan penggunaan jaringan on-line, computer dan digital interactive multimedia untuk memfasilitasi diseminasi teknologi pertanian.
E.Inovasi Teknologi Pertanian
              Inovasi merupakan sebuah pemikiran ,ide,atau karya yang inovatif untuk membuat dan menciptakan atau melakukan sesuatu yang sebelumnya memang tidak ada ,dan inovasi tersebut karya baru dalam sebuah pembangunan.Terutama dalam hal pertnaian,Inovasi-Inovasi ini sangat dibutuhkan guan memajukan pertanian masa depan.Inovasi-inovasi ini biasanya ditemukan oleh akademisi ,profesor,peneliti,mahasiswa dan pelajar. Dalam inovasi-inovasi karya pelajar dan mahjasiswa ini biasanya terbentuk oleh suatu kompetisi atau perlombaan yang mengedepankan teknologi tepat guna. Setelah itu ,mereka yang mendapatkan gelar juara akan mendapatkan penghargaan dan selain itu inovasi atau karya tersebut diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari guna memudahkan proses pekerjaan manusia.Dalam sekotr pertanian pun sangat dibutuhkan akan inovasi guna membangun dan memajukan proses Pertanian Masa depan. Program ini harus dikembangkan oleh setiap saat,namun pemerintah berkontribusi besar dalam program ini. Selain program itu juga dibuat program baru yang memang memajukan inovasi baru khususnya di bidang pertanian.
          Inovasi yang sudah dibuat dalam bidang pertanian misalnya drone untuk penyiraman tanaman secara efektif,atau dalam hal teknologi informasi misalnya e-agribussiness,dll.Di Negara lain sudah ada inovasi pertanian seperti pertanian di tengah perkotaan :AgrriCity ,atau Pertanian dalam gedung-gedung .Oleh karena itu penemuan baru sangat dibutuhkan guna mewujudkan pertanian masa depan khususnya di Indonesia.

F.Penyesuaian dan Menjaga keseimbangan Bumi
                Ketika Teknologi telah diteraokan dalam bidang pertanian ,kita tidak boleh terlupakan dan tergoda dengan mudahnya akses teknologi. Kita juga harus memikirkan kondisi iklim dan bumi kita ,jangan sampai dibuat teknologi baru namun teknologi tersebut hanya bisa merusak keseimbangan lingkungan.Kita buat inovasi baru dan memikirkan segala cara unruk menjaga kelestarian lingkungan dan kondisi iklikm bumi. Terutama dalam hal pemanasan global,biasanya kemodernan bisa membuat petaka,bumi menjadi panas .Oleh karena itu hal tersebut harus diperhatikan dengan serius.

G.Perencanaan Pertanian Nasional
Pada era perubahan iklim mi masa depan pertanian Indonesia tidak dapat mengandalkan perencanaan dan implementasi kebijakan sebagaimana biasa.   Pembangunan pertanian ke depan memerlukan ketepatan kombinasi aplikasi sains dan inovasi teknologi yang berbasis presisi dan obyektivitas dengan kearifan lokal berdasar prinsip adaptabilitas kemanfaatan dan kemaslahatan.  Di tingkat kebun percobaan para peneliti telah banyak menghasilkan inovasi varietas baru berbasis bioteknologi konvensional dan modern adaptif perubahan iklim.
Di tingkat kebijakan kejelasan posisi Indonesia untuk lebih promotif terhadap penggunaan bioteknologi terutama yang dihasilkan di dalam negeri amat sangat diperlukan untuk meningkatkan produktivitas tanaman pangan, perkebunan, hortikultura, dan sebagainya.  Muara dari perubahan kebijakan ini adalah untuk meningkatkan kesejahteraan petani dan masyarakat Indonesia.  Di tingkat lebih aplikatif pemerintah telah mengembangkan kegiatan yang mengarah pada adaptasi pembahan ildim seperti Sekolah Lapang Pengelola Pertanian Terpadu, Sekolah Lapang Perubahan Iklim, Sistem Tanam Benih Langsung dan sebagainya.   Namun daya jangkau program tersebut terbatas belum menyentuh seluruh 17, 8 juta rumah tangga petani pangan di Indonesia.




H.Inovasi Inovasi dari Saya Sendiri
H.1 AgriculTower
   Inovasi Kreatif ini saya pikrikan ketika saya melihat bahwa sektor Pertanian ini didominasi di daerah daerah terpencil seperti di desa,kampung ,lahan sawah dan identik dengan kurangnya kemajuan teknologi ,masih tradisional,upah yang rendah,dll .Kurang penerapan teknologi ini juga salah satunya penyebab pendidikan yang masih rendah dan kurangnnya penyuluhan pertanian .Mereka masih saja menggunakan alat-alat yang tradisional seperti dengan menggunakan sapi atau kerbau sebagai pengrata tanah. Padahal ide-ide kreatif ini sangat banyak ditemukan yang salah satunya inovasi dari saya ini AgriculTower.Agricultower adalah sistem Agrokompleks Pertanian seperti pada agrokopleks pada umunya ,namun yang membedakan adalah lokasi tempat ladang pertaniannya. Biasanya ladang pertanian berada di pelosok-pelosok desa,namun saya memiliki ide bahwa ladang pertanian ini berada di sebuah tower atau gedung gedung tinggi. Hal ini di berguna untuk mengurangi lahan ,karena gedung tower bisa menambah lahannya dengan menambah lantai. Setiap lantai mempunayi fungsi tersendiri seperti lobi,ballroom,kamar,tempat rekreasi,kolam renang,supermarket,restoran untuk fungsi umum .Namun untuk pertaniannya disimpan di lantai-lantai atas dan yang paling puncaknya ini berada di rooftop atau lantai yang paling atas.Dengan ini pertanian masa depan semakin terlihat dan tentunya setiap ladang pertanian dilengkapi dengan fasilitas teknologi yang memadai dan alat-alat canggih lainnya.



H.2 Smart Garden
   Smartgarden adalah sebuah inovasi dimana suatu kegiatan pertanian khususnya Hortikultura yang memiliki ladang pintar maupun sistem pintar.Hel tersebut teknologi sistem data yang menyambungkan kondisi tanaman hortikultura dengan teknologi informasi. Seperti misalnya tanah tersebut memiliki kelembapan yang tinggi,informasi tersebut otomatis langsung diketahui oleh pemilik melalui sistem data.Selain itu sisitem data mengakses berbagai peristiwa dan kejadian yang terjadi dalam suatu landang hortikulutra. Misalnya dalam tanah kekurangan air atau unsur hara ,setelah itu informasi akses paket data akan tersambung ke central dan memberikan info mengenai kebutuhan tanah dan tanaman dengan membetitahu langsung melalui notification dan pemilik langsung tahu akan hal tersebut. Setelah itu central dan pemilik meliaht langsung melalui komputer yang tersambung,sistem akan mengirimkan langsung unsur apa saja yang dibutuhkan oleh tanah maupun tanaman sehingga kondisi lingkungan terus terjaga dan terawasi.


Daftar Referensi

http://www.mentari-dunia.com/2013/01/makalah-teknologi-pertanian-dan.html

2 komentar:

  1. tulisan anda bermanfaat ayo lanjutkan,saya tunggu postingan selanjutnya

    BalasHapus
  2. good.. semoga Indonesia bisa segera mewujudkan pertanian modern ini

    BalasHapus

Terima Kasih Atas komentarnya semoga bacannya bisa bermanfaat.